Benarkah Ahok BTP Gugat Cerai Istrinya Veronika Tan? Dikutip dari Ring 1 Ahok. Faktanya...


INFOBERITATERKINI.COM - Pagi-pagi bangun dan isi timeline facebook dipenuhi oleh berita ini. Benarkah Ahok gugat cerai istrinya? Ini hoax atau fakta? Namun setelah ditelesuri lagi, sepertinya ini fakta. Sedih bacanya, tetapi inilah kisah hidup anak manusia. Sama seperti Nelson Mandela menceraikan istrinya pada masa jayanya, apakah Ahok juga demikian?

Tulisan ini saya kutip dari seword.com : Teman saya, dari lingkungan dekat Ahok bercerita bahwa hari Jumad kemarin, 5 Januari 2018, dia dibully habis-habisan di grup WA tempat dia dan kawan-kawan sesama Ahoker berkumpul. Tak cuma dibully, ada yang sampai menyuruhnya hapus postingannya di grup tersebut. Di antara temannya bahkan ada yang sampai bawa-bawa UU ITE untuk mengancam karena menuntut sumber beritanya dari media mainstream.

"Terpaksa Om Aven, demi menghargai pertemanan di antara kami, saya lantas ikuti saja apa kata mereka. Saya hapus postingan saya padahal sumber saya bukan orang sembarangan. Tapi berhubung belum ada beritanya di media, saya pun sulit meyakinkan teman-teman", demikian ceritanya.

Memang apa sih yang diposting temanku ini? Itu tidak lain dari berita tentang kabar Ahok gugat cerai istrinya, Veronika Tan.


What??

Ya, jadi begini kisahnya. Temanku ini pada Jumad sore itu ditelpon oleh seseorang dari lingkungan ring 1 Ahok. Isi telpnya hendak mengabarkan bahwa hari itu Ahok resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap istrinya di PN Jakarta Utara dengan nomor gugatan seperti yang anda bisa simak pada gambar berikut ini.

Semula temanku ini mengira ini adalah candaan atau semacam bahan buat ngerjain dia oleh sumbernya tersebut. Namun, tatkala si teman ini ditantang untuk menelepon kantor PN Jakarta Utara, barulah si temanku ini dihinggapi rasa terguncang. Dia mulai percaya.

Lantas, demi mengatasi keterguncangan dan berharap dia mendapatkan kekuatan dari teman-teman sesama pendukung Ahok, dia pun share di grup WA mereka bahwa ada kabar buruk, Ahok gugat cerai istrinya.

Sebagaimana cerita di awal tadi, reaksi teman-temannya pun di luar harapannya. Bukannya kekuatan agar bisa atasi keterguncangan malah dia semakin remuk, terpojok.

Ini Tuh Kisah Anak Manusia, Bukan Dewa

Apa yang dialami sahabatku ini dan teman-temannya sesama fans Ahok di atas adalah bukti nyata betapa kita cenderung menolak kabar yang mendatangkan duka dan luka. Kita lebih suka pada berita-berita yang menyenangkan.

Namun lebih daripada itu, saya pikir reaksi teman-temannya sahabatku dari penggalan kisah di atas adalah akibat dari terlalu mengidolakan seseorang sampai lupa bahwa sang idola adalah manusia juga, bukan malaikat apalagi dewa.

Kisah gugatan Ahok ke Veronika ini bukanlah kerjaan lawan politik agar Ahok makin kesususahan untuk bisa populer lagi. Ini adalah kisah biasa sepasang anak manusia. Hanya saja selama ini kita secara tanpa sadar telah menempatkan mereka sebagai sosok-sosok tanpa kelemahan manusiawi. Padahal, keduanya ini adalah sosok-sosok yang butuh didoakan pula agar bisa melewati berbagai macam cobaan, godaan dan ujian selaku manusia. Selama ini kita mungkin terlalu fokus berdoa bagi Ahok sehingga lupa berdoa pula bagi istrinya Veronika.

Sebagaimana sering saya utarakan, bahwa karena manusia adalah titik temu antara kefanaan tanah liat dan kekekalan (keabadian) hembusan nafas Allah seturut kata Kitab Suci, maka wajar kalau dalam diri seseorang masih dijumpai hal-hal yang kontras meski pada beberapa orang intensitasnya sudah amat jarang karena tingginya integritas diri.

Ahok dan Veronika adalah manusia. Maka, meski keduanya selama ini tercitrakan sebagai sosok-sosok inspiratif dan berintegritas tinggi, kemungkinan untuk terjerembab dalam "kelemahan tanah liat" adalah sesuatu yang wajar. Hanya saja, di hati para fans saking mengidolakan, secara tidak sadar sampai melihat mereka sebagai sosok-sosok nyaris menyamai malaikat. Itulah mengapa para fans tidak siap menghadapi kabar gugatan cerai dari Ahok ke istrinya tersebut.

Contoh Nyata dari Akibat Totalitasnya Pengabdian

Saat saya terbitkan tulisan ini, saya amat yakin akan ada yang caci-maki saya seolah hendak mengumbar aib orang. Kepada mereka saya pastikan satu hal bahwa saya ini pendukung Ahok juga. Sebagai pendukung Ahok, saya pernah dikirimi 10 pieces baju kotak-kotak,10 syal dan 10 buku A Man Called #Ahok langsung dari timses beliau bulan Maret tahun kemarin sebagai bentuk ucapan terima kasih karena turut mendukung Ahok saat Pilkada DKI yang berlangsung saat itu. Maka, betapa rendahnya integritas diri saya selaku pendukung Ahok, apabila di saat masih belum sembuh luka kesedihan atas nasib sang idola di Mako Brimob sana, saya malah mencari sensasi murahan dengan mengangkat tulisan ini.

Sebenarnya, saya amat sangat terpaksa mengangkat tulisan ini ke publik. Akan tetapi, saya harus dan amat sangat terpaksa angkat ini ke hadapan pembaca sekalian hanya supaya para pembaca sadar kalau Ahok dan Vero adalah bukti nyata tentang yang namanya pengabdian yang total.

Kalau benar mereka nanti sampai bercerai, tidak cuma Anda para pendukung setia Ahok lainnya, saya pun juga pasti menangisi keduanya. Saya harus menangis karena saya tahu, ini adalah akibat dari terlalu totalnya seorang Ahok melayani warga selama ini. Jadi, ini adalah satu hal yang harus dia benahi lagi nanti bila sekeluarnya dari penjara, ternyata Tuhan masih berkenan memberikan amanah berupa jabatan publik ke pundaknya.

Ah, menjadi orang baik itu ternyata memang benar-benar amat susah, betubi-tubi dihantam cobaan, bahkan harus mengorbankan separuh jiwa pergi.

Kesimpulan: sedih memang mengetahui fakta ini. Namun inilah kisah hidup manusia. Mungkin kita terlalu sibuk mendoakan Ahok tapi lupa mendoakan Vero. Inilah fakta kehidupan. Yang kuat ya Ko Ahok dan Ci Vero...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Benarkah Ahok BTP Gugat Cerai Istrinya Veronika Tan? Dikutip dari Ring 1 Ahok. Faktanya..."

Posting Komentar